Skip to main content

Syarat dan Cara Kerja Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah produk pinjaman perbankan berkategori pinjaman multiguna yang tidak mensyaratkan jaminan aset fisik dalam proses pengajuannya.

Sebelum mengajukan salah satu jenis KTA yang tersedia, calon debitur perlu memenuhi syarat dokumen sesuai ketentuan hukum perbankan yang berlaku dan menyimulasikan bunga dan cicilan KTA agar dana serbaguna yang dicairkan sesuai kemampuan bayar.

Capital Financia merangkum plafon KTA mulai Rp 5.000.000 hingga Rp 300.000.000 dengan tenor 12–60 bulan, termasuk kelebihan-kekurangannya dibanding kredit beragunan serta dampak riwayat SLIK terhadap peluang persetujuan.

syarat dokumen dan plafon kredit tanpa agunan di bank umum

Capital Financia menyajikan syarat dan plafon Kredit Tanpa Agunan di bank umum.

Apa Itu Kredit Tanpa Agunan (KTA)?

Kredit Tanpa Agunan adalah fasilitas pinjaman yang disetujui bank umum berdasarkan riwayat penghasilan debitur, bukan aset jaminan fisik. Fasilitas ini termasuk salah satu kategori dalam pinjaman multiguna, namun keduanya tidak sepenuhnya identik.

Apa Beda Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan Pinjaman Multiguna?

Kredit Tanpa Agunan berbeda dari pinjaman multiguna pada syarat jaminan: KTA tidak mensyaratkan agunan sama sekali, sedangkan pinjaman multiguna secara umum mencakup skema dengan maupun tanpa jaminan aset seperti BPKB atau sertifikat.

Pinjaman multiguna menjadi kategori payung yang salah satu jenisnya adalah KTA, sementara jenis lain seperti multiguna beragunan menawarkan bunga lebih rendah karena risiko bank lebih terjamin.

Tanpa skema jaminan inilah yang membuat pinjaman KTA memiliki karakteristik fungsi dan manfaat tersendiri bagi pengguna.

Apa Fungsi dan Manfaat KTA bagi Pengguna?

Kredit Tanpa Agunan berfungsi menyediakan dana tunai fleksibel bagi debitur untuk berbagai kebutuhan tanpa mensyaratkan penyerahan aset jaminan berikut.

  • Dana digunakan untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif tanpa peruntukan khusus
  • Proses pengajuan tidak memerlukan penilaian atau taksasi aset jaminan
  • Pencairan dana ditransfer langsung ke rekening debitur setelah proses persetujuan selesai
  • Dana dapat dialokasikan untuk renovasi rumah, pembelian kendaraan bekas sebagai alternatif kredit kendaraan bermotor, atau kebutuhan finansial tambahan lainnya
  • Cicilan tetap terjadwal sesuai tenor yang disepakati

Kegunaan dana yang fleksibel ini tetap tunduk pada kerangka hukum yang mengatur penyelenggaraan KTA.

Apa Dasar Hukum Kredit Tanpa Agunan?

Dasar hukum Kredit Tanpa Agunan tercantum dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan yang tidak mensyaratkan agunan khusus dalam pemberian kredit.

Kedudukan jaminan umum debitur KTA mengacu pada Pasal 1131 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, sementara kebijakan perkreditan bank umum diawasi berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.03/2017.

Bank Indonesia mengawasi sistem pembayaran perbankan penyalur pinjaman tanpa agunan, sementara OJK menjadi pengawas langsung produk ini.

Payung regulasi OJK ini turut menentukan ragam penyelenggara yang berhak menawarkan KTA kepada masyarakat.

Apa Saja Jenis Kredit Tanpa Agunan?

Jenis Kredit Tanpa Agunan terbagi berdasarkan penyelenggara dan mekanisme penyaluran dana berikut.

  • KTA Bank Umum — disalurkan langsung oleh bank dengan proses penilaian kredit standar
  • KTA Multifinance — disalurkan lembaga pembiayaan non-bank sebagai alternatif bagi pemohon di luar kriteria bank
  • KTA Payroll — khusus karyawan perusahaan mitra dengan mekanisme potong gaji otomatis
  • KTA Digital — proses pengajuan sepenuhnya daring melalui aplikasi

Terlepas dari ragam penyelenggara ini, seluruh jenis KTA mensyaratkan kelengkapan dokumen pengajuan yang sama. Sebagai alternatif produk pembiayaan tanpa agunan lainnya, calon debitur juga dapat mempertimbangkan kartu kredit untuk kebutuhan transaksi harian dengan limit yang lebih fleksibel.

Apa Saja Syarat Pengajuan KTA?

Syarat pengajuan KTA terdiri dari empat dokumen utama berikut.

  • KTP dan NPWP aktif
  • Slip gaji atau mutasi rekening 3 bulan terakhir
  • Usia 21–55 tahun
  • Status karyawan tetap atau wiraswasta dengan izin usaha

Kelengkapan dokumen ini menjadi dasar penghitungan bunga oleh bank.

Bagaimana Bank Menghitung Bunga Flat KTA?

Bank menghitung bunga flat KTA berdasarkan persentase tetap dari plafon awal, berbeda dengan suku bunga efektif yang menurun mengikuti sisa pokok. Metode perhitungan ini langsung menentukan besaran plafon dan tenor yang ditawarkan kepada pemohon KTA.

Tabel berikut merinci dasar perhitungan dan contoh bunga dari kedua metode tersebut.

MetodeDasar PerhitunganContoh Bunga
FlatPlafon awal tetap0,8%–1,5%/bulan
EfektifSisa pokok berjalansetara 12%–24%/tahun

Plafon dan tenor yang disetujui bergantung pada metode bunga yang dipilih bank. Selain metode bunga, riwayat kredit pemohon turut memengaruhi penilaian kelayakan; bagi pemohon dengan riwayat kredit terbatas, opsi skor kredit alternatif membantu penilaian kelayakan di luar data SLIK konvensional.

Besaran Biaya Provisi Saat Pencairan KTA

Biaya provisi KTA berkisar 1% hingga 3% dari plafon dan dipotong langsung saat dana dicairkan. Potongan awal ini mengurangi jumlah dana bersih yang diterima debitur dibandingkan nominal plafon yang disetujui.

Status Bunga Efektif Dibanding Bunga Flat

Bunga efektif cenderung lebih murah pada tenor panjang, tetapi bunga flat bisa lebih ringan untuk tenor pendek karena perhitungan tetap tanpa penyesuaian sisa pokok.

Total bunga akumulasi pada tenor pendek dengan skema flat sering kali lebih rendah dibandingkan skema efektif yang baru terasa lebih hemat pada tenor panjang.

Berapa besar plafon dan tenor yang ditawarkan setelah biaya provisi dan metode bunga ini diperhitungkan?

Berapa Plafon dan Tenor KTA?

Plafon KTA berkisar Rp 5.000.000 hingga Rp 300.000.000 dengan tenor 12–60 bulan. Besaran plafon berbeda menurut kategori pemohon, sebagaimana dirinci dalam tabel berikut:

Kategori PemohonPlafonTenor
Karyawan TetapRp 5jt–150jt12–60 bulan
Profesional/WiraswastaRp 10jt–300jt12–48 bulan

Besaran plafon ini menjadi salah satu pertimbangan saat menimbang kelebihan dan kekurangan KTA dibanding produk pembiayaan lain.

Apa Kelebihan dan Kekurangan Kredit Tanpa Agunan?

Kredit Tanpa Agunan memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan dibanding produk pembiayaan beragunan.

Kelebihan Kredit Tanpa Agunan

Kelebihan utama Kredit Tanpa Agunan adalah proses pengajuan tanpa penyerahan aset jaminan, sehingga pencairan dana relatif lebih cepat dibanding kredit beragunan seperti KPR atau KKB.

Kekurangan Kredit Tanpa Agunan

Kekurangan utama Kredit Tanpa Agunan adalah bunga yang lebih tinggi dan plafon yang lebih kecil dibanding kredit beragunan, karena bank menanggung risiko lebih besar tanpa jaminan aset fisik.

Apakah Riwayat SLIK Memengaruhi Persetujuan KTA?

Ya, kolektibilitas SLIK di atas Kol 2 menyebabkan pengajuan KTA ditolak oleh mayoritas bank. Untuk menghindari penolakan tersebut, pemohon dapat mempelajari skor dan riwayat kredit secara lebih lengkap melalui panduan BI Checking. Memastikan status Kol 1 sebelum mengajukan KTA menghindarkan penolakan dan pengecekan berulang yang menurunkan skor.

Durasi Riwayat SLIK yang Diperiksa Bank Sebelum Persetujuan

Bank memeriksa histori kredit 24 bulan terakhir melalui iDeb OJK sebelum memutuskan persetujuan KTA. Histori 24 bulan ini mencakup seluruh fasilitas kredit dan pembiayaan yang pernah dimiliki pemohon.

Status Jaminan Persetujuan KTA bagi Kol 1

Kol 1 hanya menjadi syarat awal karena bank tetap mempertimbangkan kelayakan gaji dan rasio DBR sebelum menyetujui plafon. Kelayakan gaji dan rasio DBR ini menentukan besaran cicilan maksimal yang mampu ditanggung pemohon setiap bulan.

Bagaimana Cara agar Pengajuan KTA Lebih Mudah Disetujui?

Untuk meningkatkan peluang pengajuan KTA disetujui, pemohon perlu memenuhi sejumlah langkah berikut.

  1. Pastikan kolektibilitas SLIK berada di Kol 1 sebelum mengajukan.
  2. Lengkapi dokumen penghasilan yang konsisten dengan mutasi rekening.
  3. Ajukan plafon sesuai rasio DBR maksimal 35% dari gaji bersih.
  4. Hindari pengajuan kredit berulang dalam waktu singkat.

Menghitung estimasi cicilan sebelum mengajukan membantu pemohon menentukan plafon yang realistis terhadap rasio DBR.

Bunga flat dan plafon KTA bervariasi antarbank, tetapi persetujuan akhir bergantung pada kolektibilitas SLIK pemohon. Gunakan kalkulator simulasi bunga dan cicilan KTA dari Capital Financia untuk menghitung estimasi sebelum mengajukan.

Popular Kategori

syarat dokumen dan plafon kredit tanpa agunan di bank umum

admin

Suka Menulis
syarat dokumen dan plafon kredit tanpa agunan di bank umum

admin

Suka Menulis